MATERI: MANAJEMEN BASIS DATA (BACKUP)
🎯 Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
- Memahami
konsep backup database
- Menjelaskan
jenis-jenis backup
- Melakukan
backup database menggunakan tools
- Mengembalikan
(restore) database dari hasil backup
🧠 A. Pengertian Backup
Database
Backup database adalah proses menyalin data dari
database ke media lain untuk mencegah kehilangan data jika terjadi:
- Kerusakan
sistem
- Human
error (kesalahan pengguna)
- Serangan
virus/malware
- Kegagalan
hardware
👉 Intinya: backup =
cadangan data
⚠️ B. Pentingnya Backup
Tanpa backup, risiko yang bisa terjadi:
- Data
hilang permanen ❌
- Sistem
tidak bisa digunakan ❌
- Kerugian
besar (terutama perusahaan) ❌
Dengan backup:
- Data
aman ✅
- Bisa
dikembalikan kapan saja ✅
- Mendukung
keamanan sistem ✅
📂 C. Jenis-Jenis Backup
1. Full Backup
Backup seluruh data dalam database
✔ Kelebihan:
- Data
lengkap
- Mudah
restore
❌ Kekurangan:
- Memakan
waktu lama
- Ukuran
file besar
2. Incremental Backup
Backup hanya data yang berubah sejak backup terakhir
✔ Kelebihan:
- Lebih
cepat
- Hemat
penyimpanan
❌ Kekurangan:
- Restore
lebih rumit
3. Differential Backup
Backup data yang berubah sejak full backup terakhir
✔ Kelebihan:
- Restore
lebih cepat dibanding incremental
❌ Kekurangan:
- Ukuran
file lebih besar dari incremental
🛠️ D. Tools untuk Backup
Database
Beberapa tools yang sering digunakan:
- MySQL
/ MariaDB
- phpMyAdmin
- XAMPP
(paket server lokal)
💻 E. Cara Backup Database
(MySQL)
1. Menggunakan phpMyAdmin
Langkah:
- Buka
browser → http://localhost/phpmyadmin
- Pilih
database
- Klik
menu Export
- Pilih
format SQL
- Klik
Go
📌 Hasil: file .sql
2. Menggunakan Command Line (CMD)
Perintah:
mysqldump -u root -p nama_database > backup.sql
atau tentukan lokasi penyimpanan backup:
C:\xampp\mysql\bin\mysqldump -u root -p db_latihan > C:\backup\db_latihan.sql
Penjelasan:
- mysqldump
→ tool backup
- -u
root → user database
- -p
→ password
- nama_database
→ database yang dibackup
- backup.sql
→ file hasil backup
🔄 F. Cara Restore
Database
1. Menggunakan phpMyAdmin
- Buat
database baru
- Klik
menu Import
- Pilih
file .sql
- Klik
Go
2. Menggunakan CMD
mysql -u root -p nama_database < backup.sql
🔐 G. Strategi Backup yang
Baik
Agar backup efektif:
- Lakukan
backup secara rutin (harian/mingguan)
- Simpan
di tempat berbeda (cloud/flashdisk)
- Gunakan
lebih dari satu metode backup
- Uji
hasil backup (test restore)
📊 H. Contoh Kasus
Sebuah sekolah memiliki database absensi.
Jika server rusak dan tidak ada backup:
➡️
Semua data absensi hilang
Jika ada backup:
➡️
Data bisa dikembalikan dengan cepat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar